KPU Karawang Diminta Jangan Rekrut 12 Oknum PPK Terlibat Jual-Beli Suara

Karawang, Kabarsebelas.com – Komisi Pemilhan Umum (KPU) Karawang sempat diterpa persoalan karena ulah 12 oknum Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang terlibat kasus jual beli suara caleg Perinsi pada pemilihan umum (Pemilu) 2019 silam.

Bahkan, seorang mantan oknum komisioner KPU Karawang bernama Asep Muksin (AM) yang disebut sebagai dalang skandal jual beli suara Pemilu itu harus rela jabatanya diicopot oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Senin (13/1/2020).

Sehingga, Organisasi Masyarakat (Ormas) Angkatan Muda Indonesia Bersatu (AMIB) Karawang meminta agar KPU tidak merekrut 12 oknum PPK itu sebagai penyelenggara perhelatan Pilkada Karawang 2020.

Sebab, AMIB Karawang menilai jika 12 oknum PPK itu masih dilibatkan sebagai penyelenggara Pilkada Karawang akan berdampak pada cacatnya integritas sebuah lembaga penyelenggara demokrasi.

“Khawatir kinerja KPU tidak maksimal dan membuat integritas cacat, apalagi dengan adanya insiden 12 diduga oknum PPK terlibat jual-beli suara masih dilibatkan menjadi penyelenggara,” kata Sekretaris AMIB Karawang, Komarudin, di ruang kerjanya.

Bahkan, AMIB dengan tegas meminta agar KPU tidak memasukan atau mengikutsertakan 12 oknum PPK tersebut menjadi bagian dari penyelenggara pesta demokrasi lima tahunan di Karawang. (red)