BMI Laporkan Sri Dewi Water Park atas Dugaan Pengrusakan Lingkungan

DPC BMI Kabupaten Bekasi seusai melaporkan Sri Dewi Water Park atas dugaan pengrusakan lingkungan di Polda Metro Jaya, Senin (27/1/2020).

Bekasi, Kabarsebelas.com – DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Bekasi melaporkan proyek Sri Dewi Water Park ke Polda Metro Jaya dan Kementerian PUPR RI, Senin (27/1/2020).

Pasalnya, wahana rekreasi yang berlokasi di RT 03/01, Kampung Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, itu diduga merusak Daerah Aliran Sungai (DAS) Cibeet.

“Kami sudah melaporkan proyek Dwi Sari Water Park yang diduga merusak DAS Cibeet ke Polda Metro Jaya dan Kementerian PUPR,” kata wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup DPC BMI Kabupaten Bekasi, Anwar Soleh, Senin (27/1/2020) saat dihubungi awak media.

(Bukti DPC BMI Kabupaten Bekasi melaporkan Dwi Sari Water Park ke Polda Metro Jaya dan Kementerian PUPR atas dugaan pengrusakan lingkungan)

Pihaknya pun berharap agar Sub Direktorat (Subdit) III Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Polda Metro Jaya segera menindaklanjuti laporan dugaan kerusakan DAS Cibeet yang dibuatnya itu.

Kemudian, lanjut Anwar, DPC BMI Kabupaten Bekasi juga memlaporkan dan meminta Kementerian PUPR RI agar secepatnya mengambil sikap tegas untuk menutup kegiatan proyek Sri Dewi Water Park yang diduga merusak DAS Cibeet.

Anwar pun menegaskan, bahwa laporan yang dibuatnya itu berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 38 tahun 2011 tentang Sungai sesuai dengan pasal 19, 22, dan 57. (vzay)

Baca juga: Jimmy ‘Ngadu’ ke Emil Agar Pemkab Bekasi Stop Pembangunan Water Park