by

Tak Kunjung Perbaiki Jalan Rusak, Emak-emak TikTok Sindir Bupati Cellica

-Lainnya-210 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Emak-emak warga Dusun Jatipeureuh, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, protes jalan rusak dengan membuat video Tik-Tok.

Kuat dugaan, aksi nyeleneh yang dilakukan emak-emak itu untuk menyindir kinerja Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana. Video Tik-Tok itu langsung viral menghiasi beranda media sosial.

Aksi protes jalan rusak yang menjadi viral ini sengaja dilakukan, karena warga merasa kesal dengan jalan rusak di kampungnya tak kunjung diperbaiki Pemkab Karawang.

Bahkan warga terpaksa melakukan swadaya ‘patungan’ untuk memperbaiki jalan rusak di kampungnya. Tak ayal uang kas IRMAS (Ikatan Remaja Masjid) juga dimanfaatkam warga untuk perbaikan jalan rusaknya.

Video Tik-Tok berdurasi 14 detik yang dibuat emak-emak itu menyindir lewat tulis “Bu Kapan Tiktokan Di sini”, “Bodo Amat Jalan Hancur yang Penting Tik tok”, “Jalanku Tak Seindah Kenanganku”, “Apa kabar pemkab coba main ke sini”, “Pajak dikemanain ya. Ko jalan dicuekin”, dan “Ibu hamil jangan lewat sini, BERAT”.

Dalam video lainnya, Emak-emak di Rengasdengklok ini juga sempat membuat celotehan, “Aduh ibu ieu jalan kumaha wae, mana usum hujan kos kieu we ie teh, becek” (Aduh ibu ini jalan bagaimana, mana ini lagi musim hujan, becek).

Sementara saat dimintai keterangan oleh awak media, salah seorang warga Joko Suprianto mengatakan, warga sudah tidak berharap apapun kepada Pemkab Karawang untuk memperbaiki kondisi jalan rusak. Karena warga sudah merasa kecewa kepada pemkab, akhirnya melakukan ‘patungan’ untuk perbaikan jalan rusaknya.

“Kita gak berharap apapun. Buat kita ini bagian dari tanggungjawab demi kemaslahatan umat. Ketimbang harus berharap kepada pemda, tapi tak kunjung ada perbaikan. Pada akhirnya kita gunakan kas IRMAS untuk bantu pemda untuk perbaiki jalan rusaknya,” sindir Joko Suprianto.

Ditambahkannya, warga terpaksa melakukan swadaya untuk memperbaiki jalan rusak, karena kondisi jalan semakin becek dan tergenang air hujan. Akibarnya banyak kendaraan melintas yang terperosok lubang jalan.

“Ini hanya untuk kemaslahatan umat. Kalau kondisi jalan ini kami biarkan, bisa saja terjadi kecelakaan. Supaya tidak menelan korban, akhirnya kami perbaiki sendiri dengan swadaya,” tandasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed