by

PT. LKM Dibelit Masalah

-Lainnya-93 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Komisi II DPRD Karawang, mendesak agar PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) menyelesaikan beragam masalah. Seperti kekosongan kursi direksi yang masa jabatannya akan habis, dan macetnya pembayaran tagihan nasabah.

Kosongnya kursi orang nomor satu di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Karawang pun berdampak tak kunjung menyelenggarakan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Kemudian, macetnya pembayaran tagihan nasabah yang disinyalir dinikmati para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karawang bahkan mencapai Rp 5,2 miliar..

”Semoga yang kita pertanyaan sampai kepada pemerintah untuk segera ditindaklanjuti,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Karawang, Dedi Rustandi kepada awak media di Karawang, Kamis (19/3/2020).

“Rata-rata yang banyak minjam itu ternyata ASN dengan besaran yang variatif,” tambah Dedi Rustandi.

Pemprov Jawa Barat, kata dia, sudah mendorong Pemkab Karawang menyelesaikan masalah tersebut, agar program PT LKM bisa dijalankan semestinya.

”Pemprov saat ini sudah mendorong terus. Saya harap Pemkab (Karawang) segera memberikan, dan program-programnya bisa segera terealisasi,” ujar Dedi Rustandi.

PT LKM sebelumnya dipimpin oleh Wawan Setiawan melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-46/KR.2/2018 tanggal 31 Januari 2018, dengan izin cakupan usaha di Kabupaten Karawang.

PT LKM merupakan perusahaan yang dibentuk sebagai kelanjutan dari Perusahaan Daerah Prekreditan Kecamatan (PDPK), dan pemegang sahamnya yaitu Pemprov Jawa Barat sebesar 38,57%, serta Pemkab Karawang sebesar 61,43%. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed