by

DPRD Kab. Bekasi di Protes M. Dahim, Soal Pemilihan Wabup Kab. Bekasi

-Politik-372 views

Bekasi, Kabarsebelas.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi di protes calon wakil bupati Bekasi, Moch. Dahim Arisi yang direkomendasikan DPP Partai Golkar dan DPP Partai Amanat Nasional (PAN). Surat protes tersebut langsung di layangkan ke DPRD Kabupaten Bekasi, yang juga ditembuskan ke Menteri Dalam Negeri, Gubernur Jawa Barat, Ketua PTUN Bandung, dan Bupati Bekasi.

Protes ini ia lakukan, lantaran namanya tidak diakomodir dalam paripurna pemilihan wakil bupati Kabupaten Bekasi, pada Rabu 18/3/2020 lalu, meski namanya telah direkomendasikan DPP Golkar dan DPP PAN.

“Hari ini saya melayangkan surat protes keras dan keberatan atas pembentukan panitia pemilihan Wakil Bupati, surat keputusan penetapan calon wakil bupati dan penetapan wakil bupati terpilih yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Bekasi,” kata Calon Wakil Bupati Bekasi, Moch. Dahim Arisi, Senin (23/3/2020).

Perlu di ketahui, dalam rapat paripurna yang digelar DPRD Kabupaten Bekasi, hanya nama Tuti Nurcholifah Yasin dan Akhmad Marjuki yang diakomodir dalam sidang paripurna tersebut. Padahal, namanya Dahim Arisi telah direkomendasikan dua partai pengusung.

“Ada beberapa hal yang menjadi dasar keberatan saya. Pertama soal pembentukan Panlih yang bertentangan dengan Pasal 174 ayat 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015. Kedua, proses verifikasi kelengkapan Calon Wakil Bupati yang bertentangan PP nomor 102 tahun 2014 pasal 7 ayat 2,” jelasnya.

Kemudian yang ketiga, Penetapan Calon Wakil Bupati oleh Panlih DPRD tidak sesuai dengan Peraturan DPRD Kabupaten Bekasi Nomor 2 Tahun 2019 tentang Tata Tertib pasal 41 ayat 3.

Lalu, adanya surat dari Kementerian Dalam Negeri nomor: 132.32/920/OTDA tanggal 13 Maret 2020 dan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat nomor: 131/1536/Pemkam tanggal 13 Maret 2020 yang meminta untuk pemilihan Wakil Bupati ditunda.

“Oleh karena itu, saya meminta Ketua DPRD untuk menindaklanjuti surat protes yang saya layangkan karena saya melihat sejak awal pelaksanaan pemilihan Wakil Bupati Bekasi telah Inkonstitusional,” tandasnya.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed