by

Marak Dugaan Pungli di Pasar Baru Labuan, JAM-P Banten Ngadu ke Bupati Irna Narulita

-Lainnya-237 views

Pandeglang, Kabarsebelas.com – Jaringan Aspirasi Masyarakat Pandeglang (JAM-P) Banten mengadu ke Bupati Irna Narulita, karena maraknya dugaan pungutan liar (pungli) di Pasar Baru Labuan, Rabu (25/3/2020).

Orang nomor satu di Kabupaten Pandeglang itu juga didesak menyelesaikan masalah izin prinsip dan perjanjian antara PT Kereta Api Indonesia dengan PT Kharisma Redisa Utama.

Karena sesuai dengan perjanjian masa berlaku selama 20 tahun sejak 1 Maret 2002 sampai 28 Februari 2022, tanah itu digunakan pedagang Pasar Baru Labuan.

Namun pada 12 Maret 2020 yang lalu, malah keluar surat pemberitahun terbaru kalau yang berhak mengelola Pasar Baru Labuan adalah PT Jakarta Mitra Graha.

Belum lama mengelola, malah banyak dugaan pungli yang diminta pihak pengembang itu ke pedagang Pasar Baru Labuan.

“Banyaknya pungli-pungli ke pihak para pedagang Pasar Baru Labuan yang sangat memprihatinkan, maka dengan ini kami dari P3BL dan JAM-P Banten memohon kepada Bupati Pandeglang, agar sekiranya mau menerima kedatangan kami pada Senin, 31 Maret 2020 untuk audensi,” kata Presidium JAM-P BANTEN, Sujana Akbar kepada awak media di Pandeglang.

Pihaknya, kata dia, akan menyambangi Pemkab Pandeglang dengan estimasi perwakilan massa sekitar 10 orang saja.

“Kami memohon kepada Bupati Pandeglang, agar kiranya dapat melibatkan Kapolres, Kajari, DPRD Pandeglang, dan seluruh elemen yang terkait di dalamnya,” pinta Sujana. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed