by

Bantuan untuk Warga Jabar Terdampak Covid-19 Sedang Disiapkan Pemerintah

Bandung, Kabarsebelas.com – Bantuan untuk warga Jawa Barat, sekitar 1,6 jiwa yang terdampak Covid-19 (virus korona) sedang disiapkan pemerintah provinsi. Sesuai Instruksi Presiden (Inpres) nomor 4 tahun 2020, mengenai refocusing anggaran, realokasi anggaran serta pengadaan barang dan jasa.

Bahkan, DPRD Jabar dan Pemprov Jabar menggelar rapat konsultasi pimpinan tentang kebijakan penanganan kesehatan dan social safetynet akibat virus korona di ruang Rapat Paripurna, Rabu (1/4/2020).

“Komitmen DPRD agar terlibat bersama pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan tepat sasaran yang disepakati minggu lalu, Bantuan tunai sebesar 150 ribu, bantuan pangan non tunai sebesar 350 ribu,” kata Wakil Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari usai rapat.

“Selain bantuan tunai, ada masukan dari tim gugus tugas agar memperhatikan kebutuhan dari masyarakat karena faktor social distancing bagaimana nanti teknisnya menyalurkan bantuan tersebut,” tambahnya.

Pihaknya berharap masyarakat Jabar terdampak virus korona dapat merasakan langsung bantuan tersebut. Tujuannya, kata dia, untuk membangkitkan ekonomi pasca pandemi Covid-19 dengan anggaran Rp 13 triliun yang digelontorkan Pemprov Jabar.

“Misalnya padat karya, kemudian kegiatan yang membangkitkan UMKM yang terdampak Covid19,” ujar Ineu.

Meski agenda rapat paripurna batal di gelar 30 Maret 2020 lalu, ia memastikan pimpinan dan anggota DPRD Jabar akan menyepakati rencana pelaksanaan Rapat Paripurna itu pada 20 April 2020, tentunya dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat.

“Kebijakan Kemendagri memberikan toleransi pelaksanaan paripurna selama satu bulan kedepan,” tegas Ineu.

Pasca pandemi Covid-19 dinyatakan selesai, politisi PDI Perjuangan itu berharap aktivitas Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dapat melaksanakan tanggungjawab untuk memastikan tidak adanya lagi pekerjaan baru.

“Kami akan menugaskan masing-masing komisi untuk melakukan pemantauan, tentunya juga dalam kondisi yang sudah benar-benar dinyatakan aman,” tandas Ineu. (red)

News Feed