by

Update Corona, 14 TKI yang Baru Pulang dari Arab Saudi Langsung di Karantina

Karawang, Kabarsebelas.com – Sebanyak 14 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru saja pulang dari Arab Saudi di karantina di Balai Lapangan Kerja (BLK) Disnakertrans Kabupaten Karawang.

14 orang TKI di jemput oleh Pemerintah Kabupaten Karawang di BPSDM Provinsi Jawa Barat, dan telah di Karantina selama 4 hari oleh Pemprov Jabar. Dari uji laboratorium swab tes ke-14 warga Karawang itu menunjukkan hasil negatif, dan menunggu uji swab untuk kedua kalinya maka 14 TKI di Karantina dulu di BLK Disnakertrans Karawang.

“Kalau hasil swab test kedua sudah keluar dan dinyatakan negatif, semuanya sudah boleh pulang dan bertemu dengan keluarganya,”ujar dr. Fitra Hergyana So.Kk, Juru Bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Rabu (6/5/2020), saat sesi konferensi pers di Kodim 0604 Karawang.

Kemudian di sampaikan dr Fitra bahwa tren positif kembali berlanjut. Rabu 6 Mei 2020 tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif. Sehingga, dalam 3 hari terakhir total pasien terkonfirmasi positif masih di 126 orang.

Sementara, jumlah pasien yang sembuh kembali bertambah. Tercatat, hingga pukul 14.00 WIB, total sudah ada 86 pasien yang dinyatakan sembuh. Sementara, yang meninggal dunia bertambah 1 (satu) orang. Sehingga total 11 orang meninggal dunia.

“Masih dalam observasi 28 orang dan satu orang yang sudah sembuh meninggal dunia,”jelas dr. Fitra Hergyana

Pasien dalam pengawasan (PDP) total 294 orang, selesai atau sembuh 208 orang, masih dalam perawatan 69 orang, meninggal dunia 17 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) total 4.323 orang, selesai 2.800 orang, dalam pemantauan 1.521 orang, meninggal 2 orang. “OTG total 589 orang, selesai 314 orang, masih dalam pemantauan 275 orang,” ujar dr. Fitra.

Sementara, mengenai proses pelaksanaan hari pertama pembatasan sosial berskala besar di Karawang, masih banyak pemilik toko yang tidak mematuhi anjuran PSBB. Sepert yang terjadi di Jalan Tuparev, banyak toko pakaian, elektronik dan perhiasan yang masih beroperasi.

Padahal, pemerintah sudah melakukan sosialisasi sebelum PSBB dilaksanakan di Karawang. Sehingga, dilakukan penyekatan jalan Tuparev agar menahan pengunjung datang. “Sore ini kabarnya sudah kembali dibuka. Semoga masyarakat dan pelaku usaha bisa mengerti,” ungkap dr. Fitra.

Rencananya, para pedagang di pasar baru Karawang bakal dipindah di sepanjang Jalan Tuparev untuk dijadikan pilot project pasar yang aman dari kerumunan.

“Kita ingin aktivitas ekonomi pasar tetap berjalan, tapi penerapan social dan physical distancing tetap berjalan. Mudah-mudahan segera terealisasi,” ujar dr. Fitra (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments

News Feed