by

DPRD: Pemkab Karawang Tega, Kasih Rakyat Beras Bau dan Banyak Kutunya

-Lainnya-304 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang menyoroti persoalan buruknya beras bantuan dari Pemerintah Kabupaten Karawang yang sudah didistribusikan ketiap tiap kecamatan untuk persiapan dapur umum selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, beras bantuan tersebut bau, pecah pecah dan banyak kutunya.

Atas hal tersebut Ketua Komisi II DPRD Karawang Anggi Rostiana Tarmadi meminta Bupati Karawang segera mengintruksikan dinas terkait, agar Bulog Karawang segera menarik kembali beras pecah-pecah dan berkutu yang sudah dikirim ke beberapa kecamatan tersebut.

Bahkan, Komisi II meminta agar BPKAD tidak membayar beras dengan kualitas buruk tersebut, sampai dengan pihak Bulog menggantikan dengan beras yang memiliki kualitas lebih baik.

“Itu harus diperjelas dulu beras berkualitas premium atau medium. Karena sebelumnya kan ibu bupati gembar-gembornya beras premium. Masa beras premium pecah-pecah sama berkutu kayak gitu,” tutur Ketua Komisi II DPRD Karawang, Anggi Rostiana Tarmadi, Senin (11/4/2020).

Menurut Anggi, seharusnya pemkab mengecek terlebih dahulu kualitas beras, sebelum didistribusikan ke setiap kecamatan. Karena di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini, rakyat justru harus mendapatkan asupan makanan dan gizi berlebih. Bukan malah disuruh makan beras berkutu.

“Jangan kasi makan rakyat dengan beras berkutu. Apalagi di tengah pandemi gini masyarakat kurang mampu harus mendapat perhatian asupan gizi baik, agar kesehatan dan asupan gizinya tetap terjaga dengan baik,” kata Anggi.

Atas persoalan beras pecah-pecah dan berkutu ini, Anggi mengaku bukan hanya sedang membahasnya di internal Komisi II, tetapi juga sedang dibahas di internal fraksi. Sehingga jangan sampai distribusi beras ke setiap kecamatan ini tidak mengedepankan kualitas. Melainkan hanya mempertimbangkan keuntungan oknum semata.

“Hari ini kita sudah berkomunikasi dengan temen-temen Komisi II, termasuk dengan temen-temen di internal fraksi. Insya Allah besok akan kita bahas lebih jauh. Karena ini nanti menyangkut kesehatan masyarakat secara langsung. Kita harus tahu dulu itu jenis beras dan harganya berapa,” tutup Anggi, yang masih merupakan Sekretaris Fraksi PKB. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed