by

Sekertaris KPUD Karawang Tegaskan Pelantikan PPS Secara Terpisah

-Politik-359 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang yang rencananya akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 beda dari sebelumnya. Jika sebelumnya pelantikan PPS dikumpulkan dalam satu tempat, kali ini dilakukan secara terpisah di tiap Kecamatan.

Disampaikan Sekertaris KPUD Karawang Olina Theresia Paraeng, untuk tahapan Pilkada di mulai 15 Juni ini yang di awali dengan melantik petugas PPS.

Nantinya para petugas PPS yang akan dilantik di periksa dulu suhu tubuhnya sesuai protokol kesehatan. Ada sekitar 927 anggota PPS yang akan dilantik terpisah di tiap Kecamatan.

“Sesuai draft yang sudah terjadwalkan, Pelantikan PPS tanggal 15 Juni 2020. Pelantikannya akan dilakukan secara daring di tiap kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang dan tetap menjaga protokol kesehatan untuk tidak melakukan kerumunan orang banyak,” kata Olina saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (08/06/2020).

Disinggung terkait pelaksanaan pilkada serentak di tengah wabah pandemi Covid19 saat ini, dirinya yang baru saja menjabat sekretaris KPUD Karawang ini mengaku, Pilkada serentak mendatang akan menjadi sebuah tantangan dan motivasi bagi dirinya.

Sebab, pihaknya juga terus melakukan kajian-kajian tata cara penanganan pelaksanaan pesta demokrasi di tengah wabah pandemi Covid19.

“Ya kami sebagai pelaksana pesta demokrasi, selain menjadi duta demokrasi, kami juga tentunya harus menjadi duta kesehatan di tengah wabah pandemi saat ini,” tuturnya.

Menurut dirinya, pelaksaan pesta demokrasi yang serentak dilaksanakan pada Desember mendatang, menjadi pekerjaan rumah (PR) terhadap pihaknya.

Pasalnya, di tengah wabah pandemi yang hingga saat ini masih belum berakhir, ia khawatir masyarakat Karawang memiliki rasa ketakutan pada saat tahapan pencoblosam di tempat pemungutan suara (TPS).

“Oleh karena itu, kami juga akan tetap menerapkan protokol kesehatan pada saat pelaksanaan di gelar. Seperti menyediakan alat pelindung diri (APD) untuk masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya nanti,” terangnya.

Demi mensiasati adanya angka penurunan terhadap jumlah pemilih di satu TPS karena wabah pandemi tersebut, lanjut Olina, tentu penyelenggara akan mereview jumlah TPS maupun jumlah pemilih dalam satu TPS.

“Dalam waktu dekat KPU harus melakukan review rencana yang telah disusun. Salah satunya juga saat penyelenggara petugas tingkat PPS yang akan di lantik, petugas PPS juga akan diberikan pemaparan protokol kesehatan selama menjalankan tahapan Pilkada ini dalam pelantikan secara daring ini,” terangnya

Seperti informasi yang dihimpun, penetapan Pilkada serentak tahun 2020 sesuai dengan Perppu No 2 tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas UU No 1 tahun 2015 tentang Penetapan Perppu No 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi UU.

“Pilkada tetap dilaksanakan, meskipun di saat situasi wabah pandemi Corona yang belum bisa diperkirakan kapan akan selesai. Pengalaman baru bagi kita di Indonesia khususnya di Kabupaten Karawang ini untuk menyelenggarakan pemilu di tengah pandemi Covid19. Namun kita harus tetap optimis bahwa pemilu 9 Desember mendatang, dapat terlaksana dengan baik, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid19, ” pungkasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

News Feed