by

Gugus Tugas : PSBB Masih Berlanjut, Masyarakat Masih Banyak yang Berkerumun

Karawang, Kabarsebelas.com – Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, dr. Fitra Hergyana Sp.KK menjelaskan bahwa Kabupaten Karawang masih melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan belum menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Ia melihat masyarakat Karawang masih banyak yang berkerumun dan tidak melakukan physical distancing. Bahkan ada beberapa titik yang kerap dijadikan tempat kumpul dan nongkrong oleh para milenial. Hal tersebut dikhawatirkan menyebabkan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karawang semakin bertambah.

“Banyak sekali masyarakat tidak menggunakan masker saat berkendara, ini menjadi perhatian kami. Kami sangat ingin adanya partisipasi masyarakat yang baik untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karawang,” tandasnya.

Padahal Gugus Tugas memiliki target untuk menurunkan status Karawang ke zona biru. Namun, adanya penambahan dan dikhawatirkan kembali terjadi penularan, maka dikhawatirkan turun ke zona merah. Selanjutnya demi memutus rantai penyebaran covid-19, pemerintah Kabupaten Karawang secara rutin melakukan test swab massal ke berbagai tempat yang ada di Karawang.

“Dari tanggal 8 juni sampai 13 juni 2020. Pemerintah kabupaten Karawang telah melaksanakan 674 test swab,” ujarnya.

Untuk test selanjutnya akan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 16 Juni 2020 yang akan dilaksanakan di tiga lokasi yaitu Pasar Telagasari, Pasar Lemahabang dan Pasar Tempuran mulai dari jam 09.00 s/d 12.00.

“Semoga dengan adanya test swab massal, dapat mempercepat memutus rantai penyebaran covid-19 dan semoga tercipta karawang yang bebas dari covid-19,” ujarnya.

Berikut perkembangan Covid-19 di Kabupaten Karawang.

Sementara untuk Kondisi Covid-19, ODP 5211 orang, Selesai Pemantauan 5103 orang, proses pemantauan 111 orang, meninggal 7 orang.

Untuk OTG 929 orang, selesai pemantauan 864 orang, proses pemantauan 64 orang.

PDP 485 orang, selesai pengawasan 423 orang, proses pengawasan 14 orang, meninggal 39 orang.

Reaktif RDT 271 orang, sembuh Rapid 241 orang, masih dalam observasi tidak ada, meninggal 30 orang. Positif Swab 23 orang, sembuh Swab 20 orang, masih perawatan 3 orang.(red)

News Feed