by

Nace : Penangkapan Anak Sekda Karawang, Diduga Ada Muatan Politis

-Hukrim-898 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Penangkapan terhadap ANT (23) anak Sekertaris Daerah (Sekda) Karawang H. Acep Jamhuri yang tersandung kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu oleh Sat Narkoba Polres Karawang belum lama ini, disinyalir penangkapan tersebut ada muatan politis. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua LSM Lodaya Nace Permana.

Pasalnya, kata Nace, Sekda Karawang H. Acep Jamhuri digadang-gadang menjadi calon kuat pendamping Cellica dalam Pilkada yang akan di gelar akhir tahun 2020 mendatang.

Dugaan tersebut diawali saat Polisi terlalu cepat mengumumkan penangkapan diluar kebiasaan yang dilakukan selama ini.

“Saya menilai ada yang janggal dengan penangkapan ini karena kepolisian begitu cepat mengumumkan kepada media usai melakukan penangkapan ini. Padahal biasanya polisi butuh waktu satu minggu atau lebih untuk pemeriksaan baru kemudian diumumkan. Ini kan malamnya ditangkap, malam itu juga di ekspose. Apalagi itu diumumkan di Polda Jabar, padahal itu hasil tangkapan Polres Karawang,” kata Ketua LSM Lodaya, Nace Permana, Senin (06/07/2020).

Kondisi seperti itu yang akhirnya mengundang pertanyaan masyarakat Karawang, sambung Nace, apakah benar masalah ini murni karena kasus hukum atau ditunggangi kepentingan politik.

“Apalagi Karawang akan melakukan perhelatan Pilkada dan Acep Jamhuri merupakan kandidat kuat bakal calon yang digadang-gadang mendampingi petahana Bupati Cellica Nurachadiana,” tuturnya.

“Hasil tes urine menunjukan negatif mengkonsumsi narkoba. Tapi kenapa ini seperti sengaja di ‘blow-up’ dan mengundang heboh,” herannya.

Menurut Nace, popularitas dan elektabilitas Sekda Acep Jamhuri saat ini bisa jadi dianggap mengganggu calon lain jika nantinya maju di Pilkada Karawang, baik sebagai balon bupati atau wakil bupati.

“Jika Sekda Acep jadi maju dalam pilkada nanti bisa jadi ada calon yang bakal tersingkir,” ujarnya.

Nace mengatakan sangat wajar jika ada pihak yang khawatir jika Sekda Acep jadi maju dalam Bursa Pilkada nanti. Oleh karena itu, ‘serangan’ terhadap dirinya dipastikan akan terjadi dengan berbagai manuver politik.

“Tapi harusnya persaingan dilakukan secara elegant dan terhormat jangan main hantam kromo saja,” pungkasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments

News Feed