by

Bedi Budiman Apresiasi Gugus Tugas Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Jabar

Bandung, Kabarsebelas.com – Tindakan cepat yang dilakukan oleh Gugus Tugas dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Jawa Barat mendapat apresiasi oleh Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat, Bedi Budiman.

Berdasarkan data PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar) hingga Senin (13/7) pukul 15:41 WIB, 5.077 warga Jabar terkonfirmasi positif, 3.014 pasien positif aktif, dan 186 meninggal dunia.

Sementara jumlah pasien sembuh COVID-19 yakni 1.877. Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 11.229, selesai pengawasan 10.236 orang, dan pasien masih dalam pengawasan sebanyak 993 orang.

Untuk ODP sebanyak 56.074 orang, selesai pemantauan 54.331 orang, dan masih dalam pemantauan 1.743 orang.

“Penyebaran covid-19 di Jawa Barat cukup terkendali. Dari hasil swab tes, angka positivity rate Jabar berada di 4,2 persen. Syarat dari WHO bila positivity rate-nya dibawah 5 persen selama tiga minggu, itu masuk ke kategori terkendali,” kata Bedi, Selasa (14/7/2020)

Untuk klaster Secapaad, kata Bedi, Gugus Tugas Jabar juga telah menginstruksikan agar Gugus Tugas Kota Bandung untuk segera melakukan langkah cepat.

“Mulai hari ini, Selasa (14/7) Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kelurahan Hegarmanah Kecamatan Cidadap Kota Bandung diberlakukan selama 14 hari kedepan. Ada cek poin juga. Ini satu langkah agar penyebaran covid-19 tak meluas,” tandasnya.

Kasus penyebaran Covid-19 di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di kawasan Hegarmanah, Kota Bandung dan Pusdikpom Kota Cimahi berpengaruh pada kenaikan angka reproduksi virus di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan lonjakan kasus di dua lokasi tersebut masuk dalam kategori anomali, namun meningkatkan angka reproduksi Covid-19 di angka 1,73. (red)

News Feed