by

Serapan Anggaran Capai 50 Persen, DPRD Jabar Kritis Penanganan Covid-19 Belum Maksimal

Bandung, Kabarsebelas.com – Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) dari Fraksi PDI Perjuangan Bambang Mujiarto mengkritisi penanganan Covid-19 di Jabar masih belum berdampak langsung kepada masyarakat.

Padahal, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengklaim serapan anggaran covid-19 sudah mencapai 50 persen.

“Saya dengar katanya sudah terserap 50 persen atau sebanyak Rp 2,2 trilyun, tapi angka pasien terkonfirmasi naik terus. Ini yang kita kritisi. Dengan serapan separuh anggaran seharusnya dampaknya terasa bagi masyarakat,” kata Bambang, Rabu (22/7/2020)

Bambang memaparkan, anggaran jaring pengaman sosial menjadi yang tertinggi yakni mencapai Rp 3,8 triliun.

“Paling tinggi memang untuk anggaran jaring pengaman sosial, dan baru terserap 30% atau Rp 1,1 triliun dari total anggaran Rp 3,8 triliun,” bebernya.

Kemudian Bambang menyoroti, jumlah penerima bantuan sosial ini terus berkurang setiap tahap pendistribusian dengan dalih adanya pendataan ulang agar tepat sasaran.

Tapi, kata Bambang, fakta di lapangan nyatanya justru masih banyak warga yang benar-benar tidak mampu malah terhapus dari data penerima bantuan sosial.

“Ini yang membuat heran, jumlah data penerima bantuan sosial ini terus berkurang, bahkan di tahap kedua ini berkurang sekitar 400 ribu. Nah ini menjadi pertanyaan, penyebabnya apa mengapa bisa penerima manfaat bansos ini malahan berkurang,” cetusnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed