by

Askun : Anggota Dewan yang Rangkap Jabatan di KONI “Gak Tahu Malu”

-Olahraga-1,015 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Meskipun melanggar Undang-undang Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) para anggota DPRD Karawang tetap ikut pelantikan pengurus KONI Karawang periode 2020-2024.

Atas hal tersebut Asep Agustian SH., MH menilai bahwa para anggota dewan yang tetap ingin duduk di struktural KONI Karawang itu tidak tau malu.

“Ini bukan persoalan mereka (anggota dewan) harus berada di dalam struktur KONI dalam rangka men-support kinerja KONI. Tapi ini persoalan aturan main yang dilanggar. Aturan mainnya sudah jelas kok. Tapi kenapa mereka masih duduk di struktural KONI. Makanya saya bilang ini mah bener-bener gak tahu malu,” kata Askun, sapaan akrabnya,(8/8/2020).

Padahal sudah jelas di sampaikan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Karawang Acep Jamhuri dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemkab Karawang melarang dengan tegas pejabat publiknya ada yang ikut serta masuk ke dalam struktur kepengurusan KONI Karawang.

“Saya sampaikan, bahwa kami Pemkab Karawang melarang dengan tegas adanya pejabat publik yang masuk di kepengurusan KONI Karawang. Saya larang dan tidak saya ijinkan juga untuk pejabat publik masuk pengurus KONI Karawang,” tegasnya Sekda Acep pada sambutan pelantikan KONI Karawang.

Namun demikian, Asep Agustian sangat mengapresiasi sikap ‘gentle’ Ketua DPRD Karawang Pendi Anwar yang langsung mengundurkan diri dari struktural kepengurusan KONI Karawang. Artinya, Pendi Anwar merupakan tokoh politik yang taat kepada aturan yang seharusnya diikuti juga beberapa anggota dewan lain yang masih ‘bercokol’ di struktural kepengurusan KONI Karawang.

“Saya apresiasi sekali kalau sama Pendi Anwar, itu gentle namanya. Nah, dewan lainnya yang masih di struktur KONI bagaimana?. Mereka itu gak ngerti aturan atau gak tahu malu sih,” sindir Asep Agustian.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed