by

Dijuluki Kota Industri, di Karawang Masih Banyak Desa Tertinggal

-Lainnya-366 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Ditengah hiruk pikuk pertumbuhan sektor industri yang begitu pesat, di Kabupaten Karawang masih ada desa – desa yang berkategori desa tertinggal.

Belum lagi Karawang memiliki APBD sekitar Rp 4,7 triliun, kemudian UMK tertinggi di Indonesia, dan sebagai Kabupaten penyangga ibu kota.

Menurut data Indeks Desa Membangun Kemendesa tercatat ada 24 desa di Karawang yang masuk katagori desa tertinggal.

Kebanyakan desa – desa yang tertinggal ada Kecamatan yang wilayahnya dekat dengan pesisir utara Karawang, termasuk di salah satu kecamatan yang dekat dengan kawasan industri.

Sesuai dengan data Indeks Desa Membangun Kemendes, tercatat ada 24 desa di Karawang yang masuk katagori desa tertinggal.

Penilaian desa tertinggal berdasarkan tiga indeks, yakni Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan.

24 desa di Karawang yang berkatagori desa tertinggal di antaranya Desa Tegallega Kecamatan Ciampel, Desa Dongkal dan Malangsari Kecamatan Pedes, serta Desa Sarijaya Kecamatan Majalaya.

Desa tertinggal lainnya ialah Desa Kedungjeruk, Cemarajaya dan Gebangjaya Kecamatan Cibuaya, Desa Muara dan Muara Baru Kecamatan Cilamaya Wetan, Desa Gempol Kolot, Banyuasih, Kertaharja, Tanjung, Mekarasih, Talunjaya, dan Desa Pamekaran Kecamatan Banyusari.

Begitu juga sejumlah desa di Kecamatan Cilebar, tercatat masih berkatagori desa tertinggal. Desa-desa itu ialah Desa Rawasari, Pusakajaya Selatan, Kosambi Batu, Pusakajaya Utara, Sukaratu, Ciptamargi, dan Desa Mekarpohaci.

Atas hal tersebut anggota Komisi I DPRD Karawang Jajang Sulaeman mendesak agar Pemkab Karawang harus segera turun tangan mengatasi masih banyaknya desa tertinggal di wilayah Karawang.

Keberadaan desa tertinggal di Karawang dinilai ironi, karena Karawang merupakan daerah penyangga Jakarta yang dikenal sebagai daerah industri terbesar di wilayah Jawa Barat.

“Ini ironi, karena saat APBD kita tinggi, masih ada desa tertinggal,” ujarnya.

Lanjut Jajang, masih adanya desa tertinggal di Karawang harus menjadi “pekerjaan rumah” bersama, khususnya bagi Pemkab Karawang.

“Jadi kita meminta, agar pemkab mengalokasikan anggaran khusus untuk penanganan desa tertinggal itu,” katanya.

Penanganan desa tertinggal harus segera dilakukan dengan mengalokasikan anggaran khusus.

“Dari segi ekonomi, sosial, budaya, infrastruktur, dan segala macamnya harus dialokasikan anggarannya untuk penanganan desa tertinggal,” ujarnya.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed