by

Ombudsman RI Proses Laporan Dugaan Malaadministrasi Direksi PDAM Tirta Bhagasasi

-Lainnya-420 views

Kabarsebelas.com – Ombudsman RI akan menindaklanjuti laporan informasi terkait dugaan malaadministrasi yang dilakukan oleh Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi.

“Intinya kami sudah menerima laporan terkait dugaan mal admintrasi,” kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Teguh. P. Nugroho, kepada media, Jumat (11/09/2020).

Laporan informasi yang diterimanya sudah melewati proses verifikasi laporan. Guna pembuktian dugaan malaadministrasi.

“Kami akan meminta keterangan para pihak, terkait proses pengangkatan Dirut PDAM Tirta Bhagasasi,”ujarnya.

Sekarang Ombudsman RI sedang menyiapkan tim untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

“Ya nanti kita sedang siapkan timnya. Bisa minggu depan permintaan keterangan tertulisnya,” katanya.

Sementara itu, Komisi I DPRD Kota Bekasi meminta penegak hukum, Kejaksaan dan KPK melakukan penyelidikan proses perpanjangan atau pengangkatan kembali Dirut PDAM TB, Usep Rahman Salim (URS).

“Ini ada apa?. Kok seenaknya bicara kalau Pemkot Bekasi tidak punya kewenangan? Maka itu, kami minta aparat penegak hukum menyelidikinya,” kata Agus.

Dia pun menanggapi pernyataan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ani Rukmini, yang dinilai arogan dan menyebarkan berita bohong terkait kewenangan Pemkot Bekasi dalam perpanjangan jabatan Dirut PDAM Tirta Bhagasasi.

Agus bahkan meminta Ani Rukmini meminta maaf kepada Pemkot Bekasi dan meminta untuk mencabut steatment yang dianggap menyesatkan.

“Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi harus minta maaf ke Pemkot dan masyarakat Kota Bekasi. Kami tidak main-main. Kami kasih waktu 1×24 jam untuk minta maaf. Karena itu berita bohong dan menyakitkan bagi warga Kota Bekasi,” tegas Agus.

Tidak hanya itu, Agus juga meminta agar surat perpanjangan masa jabatan Usep Rahman Salim sebagai Dirut PDAM Tirta Bhagasasi ditarik kembali karena menyalahi aturan.

“Tarik surat perpanjangan itu. Komunikasikan dengan Pemkot Bekasi karena kami memiliki kewenangan sebelum pemisahan dilakukan,” ungkapnya.(Red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 comments

News Feed