by

DPRD Minta Bansos dari Provinsi Jabar Diberikan Dengan Cara Tunai

Bandung, Kabarsebelas.com – Persoalan bantuan sosial (Bansos) masih menuai persoalan. Pasalnya, Bansos sembako dari Provinsi Jawa Barat masih menumpuk di Kantor Balai Kemetrologian Bogor, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Melihat hal tersebut anggota DPRD Jawa Barat Asep Wahyu Wijaya geram, dan ia meminta untuk kedepannya agar bantuan untuk warga diberikan dengan cara tunai.

“Sikap DPRD sudah jelas pada saat rapat BANGGAR soal pembahasan APBD Perubahan 2020, kami minta bantuan agar diberikan dengan cara tunai,”ungkapnya, Kamis (24/9/2020).

Berdasarkan hasil pengamatan, banyak masalah terkait distribusi bantuan untuk warga.

“Masalah distribusi lah, telur yang membusuk hingga paket yang terlantar seperti ini,” katanya.

Menurut dia, banyaknya kendala distribusi dan barang yang masih menumpuk disebabkan karena masalah data warga yang dimiliki Pemerintah Daerah terlihat belum siap. Sementara, kata dia, barangnya sudah keburu dipesan dan dibeli.

“Saya sih khawatir saja kalau teman-teman di eksekutif ini lebih suka dengan pembelian barangnya saja, tapi kurang memikirkan soal data yang masih semrawut,” ungkap dia.

Seharusnya, sambung dia, segala pembelanjaan itu berbasis pada datanya dulu karena kebutuhan dan jalur distrubusinya jelas, tidak akan ada barang tersisa karena terlantar atau salah kirim.

“Sekarang mereka sudah pesan lagi. Eksekutif merengek-rengek untuk satu kali ke depan agar tetap dikirimkan dalam bentuk natura karena sudah terikat kontrak, setelahnya baru dikirimkan dengan cara uang tunai,” katanya.

Sebelumnya, petugas keamanan kantor balai, Wika mengatakan, bantuan yang menumpuk itu sudah ada sejak 13 Agustus lalu dan belum disalurkan.“Ini memang dijadikan tempat penampungan paket bansos setelah kantor kami yang di Kota Bogor penuh,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, belum lama ini ada petugas pemerintahan yang datang untuk mengganti beberapa kemasan paket bansos rusak. Namun, dirinya tidak mengetahui apapun mengenai paket tersebut akan disalurkan kepada siapa.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed