by

Gunakan Teknologi Tepat Guna, Pemkab Purwakarta Upayakan Pemulihan Ekonomi Masyarakat

-Ekbis-189 views

Purwakarta, Kabarsebelas.com – Pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi tepat guna dinilai bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, terlebih di saat pandemi seperti ini.

Selain itu, teknologi tepat guna juga bisa meningkatkan kapasitas dan nilai tambah secara ekonomis. Demikian disampaikan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika pada Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Terapan Teknologi Tepat Guna di Aula BLK Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta di Jalan Veteran, beberapa waktu lalu.

Bupati Purwakarta Memberikan Bantuan Kepada Masyarakat

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sejak awal 2020 ini, salah satunya sangat berdampak pada dunia kerja dan perburuhan. Tak bias dipungkiri, ribuan karyawan di Kabupaten Purwakarta pun menjadi korban pemutusan hubungan kerja diantaranya ada juga yang terkena PHK sepihak.

“Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui terapan teknologi tepat guna kepada masyarakat Purwakarta yang dilakukan Disnakertrans ini adalah konsepnya pelatihan dalam upaya peningkatan potensi SDM, khususnya bagi para korban PHK karena dampak pandemi. Kami harap outputnya dapat melahirkan para wirausahawan baru yang dapat membantu pada proses memulihkan perekonomian masyarakat,” ujar Ambu Anne.

Menurutnya, ada sejumlah pelatihan yang dilakukan oleh dinas terkait, diantaranya pelatihan menjahit, pelatihan sablon atau digital printing. Peserta diberikan alat dan selama 3 hari kedepan para peserta akan mengikuti pelatihan tersebut.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Disnakertrans Purwakarta dan juga serikat pekerja yang sampai hari ini terus memberikan masukan kepada Pemerintah Kabupaten Purwakarta, sehingga langkah-langkah kami bisa tetap sesuai yang diharapkan dalam menangani dampak dari pandemi covid-19, khususnya pada sektor ekonomi,” tutur Ambu Anne.

Kata Beliau, meski sedang dirumahkan atau telah di PHK, Ambu Anne berharap para peserta pelatihan ini, nantinya mempunyai kemampuan untuk meningkatkan kembali perekonomian mereka, dengan merintis sebagai wirausaha.

Sementara itu, Kadisnakertrans Purwakarta Bapak Titov Firman melalui Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Ibu Tuti Gantini mengatakan kegiatan pemberdayaan masyarakat  melalui terapan tepat guna ini memberikan pelatihan kepada karyawan yang terkena PHK karena dampak pandemi. Berupa pelatihan menjahit dan sablon.

“Sementara ini, dari 1.091 orang karyawan korban PHK yang tercatat pada dinas kami. Baru sekitar 560 orang yang kita ikut sertakan dalam pelatihan ini pada beberapa tahap dan lokasi,” kata Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Ibu Tuti Gantini.

Masih Menurutnya, Disnakertrans tetap konsen pada pengangguran dan tenaga kerja terdampak pandemi dan menjadi korban PHK dengan harapan, meski terkena PHK namun tetap punya keahlian dan bisa punya usaha sendiri.(Dadi)

 

 

 

 

 

News Feed