by

Pemuda Karawang Deklarasi Pilkades jangan Ciderai Demokrasi

Karawang, Kabarsebelas.com – Kaum millennial Karawang yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Peduli Pilkades (GP3) deklarasi jangan ciderai demokrasi.

Sebab, GP3 menilai perhelatan Pilkades di Karawang masih ada praktek-praktek yang merugikan salah satu calon Kades sehingga menjadi awal gesekan sosial.

Koordinator Presidium GP3, Rio Renaldy mengatakan gerakan ini lahir dari gelisahnya pemuda Desa Wancimekar, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang. Dimana wilayah itu masih ada calon Kades yang bersaing kurang sehat.

“Kami ingin proses Pilkades di Karawang, khususnya Desa Wancimekar dapat berjalan dengan baik dan sehat, tanpa praktek-praktek kotor yang mencedirai nilai-nilai demokrasi dan edukasi bagi masyarakat,” katanya, Senin (18/1/2021) di Karawang.

Menurut Rio, praktik yang mencederai nilai demokrasi dan norma hukum serta keadilan itu seperti maraknya money politik (politik uang) serta intimidasi yang dilakukan beberapa pihak.

“Kami ingin Pilkades ini berjalan dengan baik, tanpa ada money politik dan praktik lain diluar koridor hukum yang ada, sehingga bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa GP3 akan serius memerangi praktek politik uang dalam Pilkades 2021. Karena, kata dia, jika Pilkades tanpa politik uang, akan melahirkan pemimpin yang sehat.

“Kita ingin pemimpin yang baik dari proses Pilkades yang baik, makanya kita akan perangi praktek kotor itu,” tegas Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsika.

Oleh karenanya, GP3 akan segera melakukan audiensi dengan aparat penegak hukum (APH) Karawang, untuk meminta arahan dan bantuan guna memerangai praktek kotor dalam Pilkades.

“Secepatnya kita akan audiensi dengan kejaksaan dan Kepolisian serta DPMPD, berkoordinasi, minta arahan bagaimana kita semua bisa menghasilkan pilkades tanpa politik uang,” jelas Aktifis PMII Karawang.

Wakil Koordinator Presidium GP3, Rizki Maulana mengajak semua pemuda di Karawang untuk sama-sama melakukan gerakan memerangi politik uang jelang Pilkades.

“Pemuda yang ada di Karawang untuk sama-sama mengawal proses Pilkades serentak ini agar tidak terjadi politik uang yang akan merusak kualitas dan hasil dari pilkades itu sendiri,” ungkapnya.

Menurutnya, kualitas pemimpin yang mumpuni akan lahir jika proses politiknya mengedepankan ide dan gagasan, bukan dengan cara bagi-bagi uang cendol.

“Kami ingin Kades yang terpilih adalah orang yang memiliki kecintaan kepada masyarakat dan kapasitas dalam memimpin itu memajukan desa,” tandasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed