by

Polisi Majalengka Gagalkan Kasus Jasa Penyalur Migran Ilegal

-Hukrim-251 views

Majalengka, Kabarsebelas.com – Polres Majalengka berhasil menggagalkan tindak pidana perdagangan orang. IN (20) seorang gadis warga di Kecamatan Jatitujuh nyaris menjadi korban perdagangan orang.

AKP Siswo DC Tarigan menuturkan awal mula kejadian berdasarkan laporan dari keluarga korban yang curiga kepada jasa penyalur tenaga kerja migran yang diduga ilegal.

Atas laporan tersebut, inisial AM, AS dan S yang diketahui warga Indramayu langsung ditangkap guna proses hukum lebih lanjut.

“Jadi korban ini berniat bekerja keluar negeri dengan tujuan Negara Malaysia. Seiring berjalannya waktu, kecurigaan muncul dikarenakan tiba tiba jadwal tujuan awal mendadak berubah menjadi ke wilayah Timur Tengah yakni Abudabi,”ujar AKP Siswo DC Tarigan, Senin (18/1/2021) di Mako Polres Majalengka, Jawa Barat.

“Kasus penyalur pekerja migran ini bisa juga dikatakan sebagai perdagangan orang, sebab tersangka mencoba menempatkan korban di negara dengan tidak memenuhi prosedur,” jelasnya.

AKP Siswo menambahkan, untuk modus yang digunakan tersangka yaitu korban berinisial IN ditawari bekerja di Malaysia. Setelah 2,5 bulan korban masuk balai latihan kerja (BLK) yang berada di Indramayu kemudian di pulangkan ke rumah karena situasi pandemi.

Kemudian pada bulan November 2020, korban dihubungi dan diminta untuk mengirimkan foto diri karena akan diberangkatkan ke Timur Tengah namun, korban menolak

Tepat pada tanggal 24 Desember 2020, tersangka datang ke rumah korban dan memaksa berangkat ke Jakarta dengan alasan bahwa visa sudah turun dan biaya untuk tes usap sudah dibayar.

Kemudian korban dijemput oleh tersangka dan berangkat menuju Jakarta, namun di perjalanan korban dialihkan ke mobil travel dan sesampainya di Jakarta ia dijemput rekan tersangka lainnya yang mengaku pihak PT dan membawa korban ke penampungan.

Dari informasi yang diterima oleh korban bahwa dirinya akan diberangkatkan ke Uni Emirat Arab, Abu Dhabi. Dengan menggunakan identitas orang lain atau ilegal.

“Atas perbuatannya para tersangka diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp. 5 miliar,” pungkasnya.(Sigit)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 comments

  1. My brother recommended I might like this blog. He was totally right.
    This post actually made my day. You cann’t imagine simply how much time I had spent for this information!
    Thanks!

  2. Usually I do not read post on blogs, but I would like to say that this write-up
    very compelled me to try and do so! Your writing taste has been surprised me.
    Thank you, quite nice post.

  3. Do you mind if I quote a few of your articles as long as I provide credit and sources back to your site?

    My website is in the exact same niche as yours and my users would certainly benefit from a lot of the information you present here.
    Please let me know if this ok with you. Thanks!

  4. Hi there, I found your blog via Google even as looking for a related
    matter, your web site came up, it seems great.
    I have bookmarked it in my google bookmarks.

    Hello there, just was alert to your blog via
    Google, and located that it’s truly informative. I am
    gonna watch out for brussels. I will be grateful in the event you proceed this in future.
    Lots of people will likely be benefited out of your writing.
    Cheers!

News Feed