by

Soal Korupsi PDAM, Kasie Pidsus : Jika Ada Bukti Baru Fakta Persidangan Akan Koordinasi Dengan Kepolisian

Karawang, Kabarsebelas.com – Kejaksaan Negri Karawang akan melakukan koordinasi dengan Polres Karawang jika ada bukti baru fakta persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Bandung, terkait kasus korupsi utang PDAM Tirta Tarum ke PJT II Purwakarta.

Pasalnya, fakta persidangan dari saksi a de charge atau saksi yang meringankan yaitu mantan Direktur Umum Agung Wisnu Indrajati menjelaskan terkait bobroknya administrasi keuangan yang ada di PDAM dan telah menjadi warisan turun menurun.

Bahkan saksi Agung menyampaikan di persidangan bahwa Kepala bagian keuangan PDAM harus ikut bertanggungjawab terkait kasus korupsi di PDAM.

Menurut Kepala Kejaksaan Negri Karawang Rohayatie lewat Kasie Pidsus Dannie Chaerudin menjelaskan, dalam fakta persidangan telah terbuka peran masing-masing apalagi terkait saksi a de charge atau saksi yang meringankan yaitu Agung Wisnu Indrajati yang memaparkan soal kebiasaan kinerja di PDAM Tirta Tarum.

“Soal saksi Agung biar nanti jadi pertimbangan hakim dan penuntut umum. Terkait nanti berkembang di persidangan ada pihak pihak lain biar itu menjadi ranah kepolisian. kami hanya menerima perkara itu tiga tersangka yaitu Novi, Tatang dan Yogi tidak ada lagi di luar itu,”ujar Dannie Chaerudin, SE, SH., MH Kasie Pidsus Kejaksaan Negri Karawang, Senin 18/1/2021.

Melihat kasus ini kata Dannie, bahwa tiga orang tersangka ini sudah memenuhi syarat materil dan syarat formil, maka dari itu pihaknya melakukan persidangan.

“Jika ada bukti baru mengarah untuk melakukan penyidikan awal lagi, tentunya nanti kita koordinasi dengan kepolisian karena penyidik awal kepolisian,”katanya.

“Kemarin di persidangan sudah di ulas, terkait pihak pihak, biar itu nanti menjadi pertimbangan kami buat langkah selanjutnya, tapi yang pasti kami fokus yang ke tiga tersangka pertangungjawabannya,”tegasnya.

Apalagi kata Dannie, dari saksi ahli dijelaskan yang kerugian sebesar 2,8 Miliar itu telah di bagi pertanggungjawabannya.

“Tersangka Novi sekian, Yogi sekian dan Tatang sekian,”terangnya.

Lanjut Dannie, kalaupun misalkan hakim dalam pertimbangannya memutuskan ada pihak pihak lain biar itu jadi ranah di pengadilan.

“Bagaimana sikap terkait pertimbangan putusan itu kembali ke penyidik awal, meskipun kejaksaan punya wewenang penyidikan tindak pidana korupsi kita tetap kordinasi dengan polisi. Makanya nanti kita liat putusan resmi dari pengadilan,”tukasnya.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 comments

  1. I would like to convey my admiration for your kindness in support of folks who need assistance with this one content. Your very own dedication to getting the message all-around came to be remarkably useful and has in most cases empowered folks just like me to achieve their desired goals. Your amazing useful recommendations denotes a whole lot to me and still more to my fellow workers. Thanks a lot; from each one of us.

  2. Great ?V I should definitely pronounce, impressed with your website. I had no trouble navigating through all tabs and related information ended up being truly simple to do to access. I recently found what I hoped for before you know it at all. Reasonably unusual. Is likely to appreciate it for those who add forums or anything, web site theme . a tones way for your client to communicate. Excellent task..

News Feed