by

Jalan Provinsi di Kabupaten Manggarai Mirip Kubangan Kerbau, Warga Gotong Royong Perbaiki

Manggarai, Kabarsebelas.com – Sejumlah warga di Lima Dusun di Kecamatan Reok Barat memperbaiki jalan yang kondisinya rusak berat. Pasalnya, kondisi ruas jalan Propinsi yang menghubungkan Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai dan Simpang Hita, Kabupaten Manggarai Barat rusak parah menghambat perekonomian masyarakat.

Saat musim hujan hampir sepanjang titik ruas jalan tersebut nyaris tak dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua, pasalnya lumpur di jalan tersebut mencapai ketebalan 10 sampai 15 cm.

Pantauan media ini, titik paling terparah di ruas jalan Propinsi itu, yakni di Muntah, Desa Kajong hingga Sambor, Desa Nggalak Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai.

Jalan utama bagi warga Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat dan Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai ini sudah rusak sekitar setahun lalu. Namun hingga saat ini belum diperbaiki.

Merespon kondisi jalan itu warga dari lima Dusun, yakni Dusun Nggalak, Dusun Singkul, Dusun Tureng, Dusun Sambor dan Dusun Mbang Kecamatan Reok Barat turun tangan memperbaiki sendiri ruas jalan tersebut.

Camat Reok Barat Quintus Nang bersama Babinsa Paulus Frid dan Kepala Desa Nggalak Kongradus Dain juga turun tangan membantu warga memperbaiki titik-titik yang rusak. Mereka terpaksa mencari dan mengambil batu di hutan demi memperbaiki ruas jalan yang tak kunjung diperhatikan oleh Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan DPRD Propinsi NTT itu.

“Warga ambil batu di hutan lalu batu tersebut ditaruh di tiap titik ruas jalan yang rusak. Tadi ada dua titik yang sudah dikerjakan, yakni di titik Muntah Desa Kajong dan titik Sambor Desa Nggalak. Dua titik tersebut dianggap paling parah di ruas jalan Propinsi itu” kata Camat Quintus Nang saat dihubungi Wartawan, Kamis (11/02/2021) siang.

Camat Quintus Nang juga mengaku bahwa ia berkordinasi dengan Babinsa serta Kepala Desa Nggalak untuk sama-sama memantau dan bergotong royong memperbaiki ruas jalan itu.

“Baguslah warga sendiri yang memperbaiki. Sampai kapan Kita harus menunggu Propinsi sementara jalan tersebut sudah rusak parah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lain” tutur mantan Kabid Pakan Ternak Disnakkeswan Kabupaten Manggarai itu.

Sementara itu Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH.MH saat dikonfirmasi media ini beberapa waktu lalu mengatakan bahwa ruas jalan Propinsi tersebut sudah dibahas dan dianggarkan oleh Pemerintah dan DPRD Propinsi NTT sebesar Rp. 17 Miliar untuk tahun ini. Namun perkembangan selanjutnya terkait anggaran itu belum dikonfirmasi, pasalnya Pemerintah lagi fokus menangani wabah Covid-19 yang merupakan perintah nasional.

“Sudah dianggarkan. Mudah-mudahan tahun ini kalau tidak hujan sudah bisa kerja” katanya.

Untuk diketahui bahwa jalan Propinsi itu merupakan jalur utama pembawa hasil perdagangan dari Kabupaten Manggarai Barat menuju Kota Reo, Kecamatan Reok Kabupaten Manggarai.

Tak hanya itu, di sekitar jalur tersebut juga terdapat lahan perkebunan milik warga setempat yang hasilnya bisa untuk dijual ke Reo Kecamatan Reok bahkan sampai ke Ruteng Ibu Kota Kabupaten Manggarai. Namun sayangnya hasil perekonomian itu tak didukung dengan infrastruktur yang berkualitas. (Berto Davids)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed