by

Covid-19 di Manggarai Timur NTT Melonjak, Dinas PPO Keluarkan Instruksi Ini

Ruteng, Kabarsebelas.com – Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Manggarai Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kian melonjak.

Dari data harian Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai Timur pada tanggal 18 Februari 2021 terhitung sebanyak 4.403 kasus Covid-19 yang terjadi di Wilayah itu dengan rincian 82 orang kasus suspek, 87 orang yang sedang dikarantina, 3610 orang hasil rapid tes, 380 orang hasil swab, 122 orang positif Covid-19, 54 orang sembuh dan 68 orang dalam perawatan.

Dengan demikian total keseluruhan kasus Covid-19 berjumlah 4.403 kasus.

Menanggapi laju penyebaran itu, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (PPO) mengeluarkan lima instruksi tentang penyelenggaraan pembelajaran tahun ajaran 2020/2021 pada satuan pendidikan, mulai dari PAUD/RA, SD/Mi sampai SMP/MTs.

Kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai Timur, Basilius Teto melalui siaran persnya menyampaikan bahwa instruksi yang dikeluarkan oleh pihaknya sudah sesuai dengan surat edaran bernomor 420/309/PPO/II/2021.

Selain itu, kata Teto, instruksi tersebut juga berdasarkan keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 dan tahun akademik 2020/2021 di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Tak hanya itu, katanya lagi, instruksi tersebut juga diperkuat oleh instruktur Gubernur NTT nomor 443/106/PK/2020 tentang penyelenggaraan pembelajaran semester genap tahun ajaran 2020/2021 pada satuan pendidikan di NTT.

Adapun instruksi-instruksi yang dikeluarkan oleh Dinas PPO Kabupaten Manggarai Timur itu, yakni;

Pertama: Pembelajaran dari rumah (BDR) diperpanjang sampai 27 Februari 2021 untuk semua satuan pendidikan PAUD (TK dan Kelompok Bermain), SD dan SMP di wilayah Borong Kota.

Kedua: Satuan pendidikan di luar Borong yang pendidik, tenaga kependidikan maupun siswanya terkonfirmasi positif Covid-19 agar langsung menghentikan pembelajaran tatap muka dan melaksanakan pembelajaran dari rumah.

Ketiga: Satuan pendidikan di luar wilayah Borong kota melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan sistem shift (bergantian) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Keempat: Bagi satuan pendidikan yang belum mempersiapkan fasilitas kesehatan sesuai protokol kesehatan tetap melaksanakan pembelajaran dari rumah sambil mempersiapkan fasilitas kesehatan yang diperlukan.

Kelima: Selama masa pandemi setiap satuan pendidikan dapat melaksanakan Kurikulum Nasional, Kurikulum Kondisi Khusus atau Kurikulum yang Disederhanakan Secara Mandiri (Kepmendikbud Nomor 719/P/2020);

Keenam: Setiap satuan pendidikan wajib melaporkan pelaksanaan pembelajaran ke Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai Timur.

Ketujuh: Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Manggarai Timur melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Belajar dari Rumah (BDR) dan tatap muka. (Berto Davids)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed