by

Presiden Jokowi: Pembangunan Bendungan di NTT Harus Ditambah Lagi

Maumere, Kabarsebelas.com – Akses air dan tempat penampung air memang menjadi kebutuhan Masyarakat NTT sehingga memang sangat perlu untuk menambah jumlah bendungan.

Hal ini dikatakan Presiden Jokowi saat meresmikan Bendungan Napun Gete di Desa Ilin Medo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Selasa (23/02/2021).

“Memang harus ditambah karena itu sangat dibutuhkan. Tadi Pa Gubernur sampaikan ke Saya untuk minta tambah dua lagi padahal Propinsi yang lain paling banyak itu dua atau satu. Tetapi yah memang disini sangat dibutuhkan” kata Jokowi.

Ia mengatakan bendungan seperti Napun Gete memiliki peran yang sangat penting untuk beberapa hal, yakni untuk pengendalian banjir, lahan konservasi, mengairi sawah, irigasi, penyediaan air baku dan memiliki potensi sebagai pembangkit tenaga listrik sebesar 0,71 mega watt.

Menurutnya, bendungan-bendungan di NTT yang sudah dibangun dan difungsikan merupakan suatu lompatan yang tidak kecil karena tentu berdampak signifikan pada ekonomi masyarakat.

“Dengan adanya bendungan-bendungan tersebut Saya berharap produktivitas dimunculkan. Jangan cuman pertanian tetapi limbah pertanian juga harus bisa diberdayakan, bisa dipakai untuk pakan ternak” pungkas Jokowi.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya agar Daerah-daerah di NTT yang akses airnya masih terhitung sulit untuk dibuat lagi bendungan atau waduk.

“Harus ditambah lagi bendungannya karena ini memang sebuah kebutuhan penting untuk mendukung laju pertumbuhan ekonomi di NTT. Kita patut bersyukur Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka sudah rampung. Kemudian Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang juga sudah selesai pada tahun 2018. Selanjutnya Bendungan Roitklot di Kabupaten Belu juga sudah selesai tahun 2019. Alhamdulillah patut kita syukuri” ungkap Jokowi.

Diketahui peresmian Bendungan Napun Gete ditandai dengan penekanan tombol sirene dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi.

Turut hadir pada kesempatan itu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Agung, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, Pangdam, Kapolda, Forkompimda Sikka, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Insan pers. (Berto Davids)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed