by

Bupati Nabit Sebut Ada Dua Hal Menjadi Tantangan Pemerintah Kedepan

Ruteng, Kabarsebelas.com – Bupati Manggarai, Heribertus Geradus Laju Nabit, SE.MA membawakan sambutan perdana di Aula Kantor Bupati Manggarai pada Senin 1 Maret 2021.

Sambutan perdana Bupati terpilih Pilkada serentak 2020 itu bersamaan dengan acara serah terima jabatan dari Plh Bupati Manggarai yang sebelumnya dipimpin oleh Sekda, Drs. Jahang Fansi Aldus kepada Bupati Manggarai, Heribertus Geradus Laju Nabit.

Dalam sambutannya ia menyebut tantangan utama yang harus dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai kedepan ada dua hal, yakni: penanganan Covid-19 dan ketahanan ekonomi.

Menurutnya, penanganan Covid-19 tidak hanya bergantung pada Pemerintah tetapi perlu dukungan penuh dari masyarakat sehingga proses-proses penanganannya dapat berlangsung dengan baik.

“Di depan mata sedang berlangsung proses vaksinasi. Tetapi syukur kepada Tuhan karena sampai hari ini Kita masih dalam keadaan sehat walaupun sudah ada beberapa Nakes, OPD dan Forkompinda yang divaksin. Mudah-mudahan kedepan Kita semua tidak kena Covid-19” tutur Nabit.

Ia pun mengajak seluruh OPD, Forkompinda dan DPRD untuk mendukung proses vaksinasi yang sekarang sedang berjalan. Hal itu dilakukan demi kebaikan seluruh masyarakat Manggarai.

“Besok Saya minta Satgas gelar rapat bersama untuk mengetahui semua kebutuhan dan kebijakan serta langkah-langkah yang mau diambil selama masa pandemi, baik itu berkaitan dengan proses vaksinasi dan penanganan pasien Covid-19 yang sedang dikarantina/diisolasi di Rumah atau di Wisma Atlet maupun tentang anggaran Covid-19” pungkas Nabit.

Nabit berkata, penanganan pasien Covid-19 yang sedang dikarantina/diisolasi perlu dilakukan secara serius, baik itu berupa edukasi kesehatan, pemberian makanan, pemberian obat-obatan maupun penanganan medis secara periodik sehingga langkah atau kebijakan anggaran yang diambil juga sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan itu.

“Mulai sore sebentar Saya minta Satgas untuk bertemu secara tertutup dulu agar Saya dan Pa Wakil Bupati bisa memberikan arahan terkai kebijakan anggaran Covid-19. Memang arahan Pemerintah pusat hanya 8 persen anggaran yang bisa kita gunakan dalam menangani pandemi Covid-19, tetapi kalau memang anggaran itu bisa dirasionalisasi lebih dari 8 persen kenapa tidak. Hal ini demi kebaikan bersama” ujar Nabit.

Terkait ketahanan ekonomi, lanjut Nabit, pihaknya sudah mengidentifikasi beberapa hal yang menjadi kendala selama pandemi, yakni salah satunya terkait menurunnya pendapatan dan daya beli masyarakat sehingga ia pun berencana agar strategi pertanian dan pariwisata terus digalakan.

Selain strategi pertanian dan pariwisata ia juga berupaya untuk meningkatkan lagi bantuan sosial kepada masyarakat selama pandemi.

Menurutnya, bantuan sosial kerap menjadi permasalahan utama di tengah keprihatinan Pemerintah terhadap masyarakat, salah satu contoh pembagian bantuan yang kurang merata.

Kedepan pihaknya berencana agar semua bantuan sosial Covid-19 dapat jatuh pada sasaran penerima yang membutuhkan.

“Memang tidak semua masyarakat mendapat bantuan. Kuat berapa negara mau kasih bantuan untuk semua masyarakat. Tetapi minimal Pemerintah hadir untuk bisa melihat mana yang layak dan mana yang tidak. Itu pentingnya pendataan. Kedepan Kami akan perbaiki sistem pendataan” tutup Politisi PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai itu.

Turut hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut, SH, Sekda Manggarai, Drs. Jahang Fansi Aldus, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Matias Masir, Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo, Kasdim Manggarai, para Pimpinan OPD, Insan Pers dan undangan lainnya. (Berto Davids)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed