by

Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Puskesmas Tanggaba Resmi Disidangkan

Waikabubak, Kabarsebelas.com– Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumba Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengggelar sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Puskesmas Tanggaba di Pengadilan Tipikor pada Selasa 23 Maret 2021 dengan agenda pembacaan surat dakwaan.

Persidangan tersebut dilaksanakan atas nama terdakwa Soleman Tamo Ama selaku Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Puskesmas Tanggaba

Menurut Kasi Intel Kejari Sumba Barat, Varian Jati Utomo, SH bahwa Penuntut Umum mendakwa Soleman Tamo Ama dengan pasal subsidaritas lantaran ia dikenakan primair pasal 2 ayat 1 Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI nomor 20 tahun 2021 tentang perubahan Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke – 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) subsidair pasal 3 undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke – 1 KUHP.

Varian mengatakan bahwa pada pelaksanaan tugas dan fungsi selaku Pejabat Pembuat Komitmen Soleman Tamo Ama diduga lalai dalam menjalankan tanggung jawab sehingga pekerjaan tidak selesai bahkan hingga dilakukan pemutusan kontrak progres pembangunan masih dibawah 20 persen.

Akibat pembangunan yang tidak selesai itu, jelasnya lagi, pembangunan Puskesmas Tanggaba mengalami kerugian keuangan sebesar Rp. 881.859.542 sesuai hitungan Inspektorat Kabupaten Sumba Barat.

Lebih lanjut mantan Kasi Intelejen Cabrajari Manggarai di Reo itu menuturkan bahwa terhadap Soleman Tamo Ama juga telah dilakukan penahanan di Rutan Kupang sambil menunggu penetapan hasil sidang.

“Saat ini JPU menunggu penetapan hasil sidang untuk agenda pembacaan dakwaan dan setelah itu akan dilakukan pemanggilan terhadap para saksi yang sebelumnya sudah diminta keterangan pada proses penyidikan” tutur Varian.

Untuk diketahui bahwa sebelum digelarnya sidang perdana, Kejari Sumba Barat telah melimpahkan berkas kasus dugaan korupsi tersebut ke Pengadilan Tipikor pada Senin 15 Maret 2021 lalu.

Terdakwa Soleman Tamo Ama juga diketahui bekerja sebagai ASN di Institusi Pemerintahan Sumba Barat Daya. (Berto Davids)

Comment

Leave a Reply to storno brzinol Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 comments

News Feed