by

Tersangka Kasus Korupsi PD-SMU di Majalengka Resmi Ditahan Kejaksaan

-Hukrim-284 views

Majalengka, Kabarsebelas.com – KejaksaanNegeri Majalengka pada hari ini, Selasa (30/03/2021) resmi menahan tersangka kasus tindak pidana dugaan korupsi atas penyimpangan dana usaha bergulir milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PD-SMU).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Majalengka H. Dede Sutisna, SH, MH didampingi Kasi Intelijen Elan JaeIani SH. MH dan Kasi Pidsus Guntoro Janjang Saptodie, SH . MH dalam gelaran konferensi pers di Aula Kejaksaan Negeri Majalengka mengatakan bahwa 1 (satu) tersangka hari ini resmi ditahan hingga 20 hari kedepan. Penahanan dilakukan di Rutan Polres Majalengka.

Diungkap bahwa, proses tersebut setelah jaksa penyidik bidang tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Majalengka memeriksa puluhan saksi dan menerima Bukti Surat berupa hasil audit perhitungan kerugian negara sebesar Rp. 1,99 Milyar dari BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan) Perwakilan Propinsi Jawa Barat serta pemeriksaan Keterangan AHLI akhirnya sesuai dengan pasal 24 Ayat (1) KUHAP Kejaksaan Negri Majalengka melakukan penahanan terhadap tersangka berinisial J.

“Alasan penahanan terhadap tersangka yaitu alasan obyektif dan tersangka diancam dengan pidana penjara lebih dari 5 tahun dan diluar pasal pasal lain yang telah ditetapkan dalam KUHAP juga alasan subyektif adanya kekhawatiran tersangka melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti, mengulagi tindak pidana. Sebagai mana dalam pasal 21 KUHAP,” katanya. Selasa, (30/03/2021)

Ditegaskan bahwa penahanan ini juga untuk mempercepat proses penyidikan dan persidangan. Untuk diketahui juga bahwa jaksa penyidik dalam kasus ini telah berhasil menyita uang sekitar Rp. 650.700.000, dan masih melangsungkan kegiatan asset tracing harta benda tersangka guna menutupi kerugian negara yang terjadi dalam kasus yang terjadi di BUMD milik pemerintah kabupaten majalengka ini.

“Pada kasus ini, kami memohon bantuan dan doa nya yakni masyarakat Majalengka agar pihaknya bisa cepat berhasil mengembalikan kerugian keuangan negera cq Pemkab Majalengka tersebut sehingga bisa digunakan untuk pembangunan kesejahteraan yang diharapkan,” imbuhnya.

Diakhir, Kajari Majalengka Dede Sutisna dan jajarannya menambahkan dengan mengingatkan serta menyarankan agar satuan pengawas internal bekerja secara profesional dan preventif. Sehingga penyimpangan – penyimpangan keuangan bisa diminimalisir.

“Alhamdulillah proses penahanan berjalan dengan lancar atas bantuan pak Kapolres dan teman-teman dari Kasat Tahti dan jajarannya pada Polres Majalengka, bahkan sebelum dilakukan penahan terhadap tersangka pun dilakukan swab rapid antigen dengan hasil negatif covid-19,” tutupnya.(Sigit)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed