by

Diduga Tidak Punya Modal, PT. ABK Belum Juga Bangun Proyek Laboratorium Unsika 2

Karawang, Kabarsebelas.com – Diduga tidak mempunyai modal, pemenang tender proyek gedung sains laboratorium dasar Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) II belum juga melaksanakan pembangunan.

Padahal, pihak Unsika sudah mengkontraktualkan proyek laboratorium tersebut beberapa bulan yang lalu dengan pihak ketiga sebagai pemenang tender yakni PT. Anugrah Bangun Kencana (PT. ABK).

Dari pantauan Kabarsebelas.com proyek laboratorium Unsika II yang berlokasi di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura, Karawang, Jawa Barat, hingga kini belum juga nampak adanya pengerjaan pembangunan. Tidak terlihat aktivitas kesibukan pengerjaan di lokasi. Matrial bangunan pun, hanya terlihat besi yang tertumpuk diareal proyek.

Pengamat Politik, Pemerintah dan Hukum, Alex Safri Winando S.H,.MH, mengatakan belum juga dibangunnta proyek laboratorium Unsika II membuat dirinya bertanya tanya. Pasalnya Pemerintah Kabupaten Karawang sudah meresmikan peletakan batu pertama, kemudian proyek tersebut dilakukan kontraktual dengan pihak ketiga, lalu apa yang menjadi penghambat pembangunan proyek tersebut.

“Ada apa ini? tanyanya.

“Ini tentu menimbulkan tanda tanya, apalagi pembangunan gedung Sains Lab ini menggunakan anggaran dari pemerintah, yang tentunya amanah besar ini harus dilaksanakan dengan baik,”ujar Alex.

Jika belum juga dilakukan pembangunan, Alex menduga, jangan – jangan perusahaan pemenang tender ini tidak punya duit.

Ia juga mempertanyakan integritas dan kinerja Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Unsika yang menyatakan kontraktor ini layak memenangkan tender proyek tersebut.

Sementara kenyataannya hingga kini pembangunan proyek tersebut belum juga dilaksanakan.

“Ini uang pemerintah pusat, kita dipercaya dengan dihibahkan anggaran yang sangat besar untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Karawang, tapi mengapa PPK memilih kontraktor yang diduga tidak punya modal, jika dugaan ini benar, sungguh sangat disayangkan,” ulasnya.

” Ada apa dengan kontraktor ? Ada apa dengan PPK? Kapan akan di bangunnya ? Kapan selesainya ? Sedangkan waktu terus berjalan,” tegasnya penuh tanda tanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jaja Muhammad Zakaria, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Unsika, membantah kabar jika PT Anugerah Bangun Kencana (ABK) yang merupakan pemenang lelangĀ  proyek pembangunan Gedung Unsika II, berlantai 4 dengan luas 2500 meter/ lantai adalah perusahan yang telah diblacklist atau masuk dalam daftar hitam tender Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Meski ia membenarkan PT. ABK pernah diblacklist, namun menurutnya, PT. ABK yang memenangkan lelang dengan nilai penawaran Rp. 76,5 miliar dari nilai pagu proyek sebesar Rp. 95,7 miliar itu, sudah melampirkan pernyataan bahwa sudah tidak lagi di blacklist.

Bahkan pihaknya pun sudah mengkonfirmasikan hal tersebut ke Pemerintah Kota Bandung , dan tidak ada blacklist bagi PT. ABK di tahun 2020.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed