by

Kejari Majalengka Sita Tanah dan Bangunan Milik Tersangka Kasus PDSMU

Majalengka, Kabarsebelas.com – Kejaksaan Negri (Kejari) Majalengka, Jawa Barat menyita tanah dan bangunan milik tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana usaha Perusahan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PDSMU), Jum’at 9/4/2021.

Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka H. Dede Sutisna SH, MH didampingi Kasi Pidsus Guntoro J Saptodie SH, MH dan Kasi Intelijen Elan Jaelani, SH, MH mengatakan bahwa penyitaan tanah dan bangunan ini setelah pihaknya menahan tersangka pada Selasa tangga 30 Maret 2021 lalu.

“Penyitaan ini berdasarkan Surat Perintah Penyitaan Nomor : 03/M.2.24 Fd.1/04/2021 tanggal 07 April 2021
Dari hasil audit kerugian negara yang dilakukan oleh BPKP Propinsi Jawa Barat di Bandung terhadap kasus dugaan penyalahgunaan dana usaha PDSMU milik Pemkab Majalengka,” kata Kejari Majalengka, H. Dede Sutisna, Jumat 9/4/2021.

Kejari menyampaikan, dari dugaan korupsi PDSMU ini Negera mengalami kerugian sebesar Rp. 1,99 Miliar. Sementara penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Negri Majalengka telah menyita uang tunai sebesar Rp 650.700.000 dan aset yang disita sesuai SPT PBB luas tanah 294 meter persegi dan bangunan 65 meter persegi yang berlokasi di jalan Majalengka – Cirebon, tepatnya di Blok Baros, Desa Cipinang, Kecamatan Rajagaluh, Majalengka.

“Penyitaan aset ini sebagai barang bukti agar tidak dipindah tangankan
Selanjutnya terhadap Barang bukti yang disita ini untuk menentukan harga aset tersebut akan dimintakan penaksiran ke kantor jasa penilai,”ungkapnya.

Kajari menambahkan, proses penyitaan dihadiri oleh keluarga dan disaksikan oleh kepala Desa setempat.

“Alhamdulillah penyitaan berjalan dengan lancar berkat bantuan dari keluarga tersangka dan aparat pemerintah Desa. Serta tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid 19,”pungkasnya.(Sigit)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed