by

Unsika dan PT. ABK Saling Lempar “Bola Panas” Soal Perizinan Pembangunan Gedung Unsika II

Karawang, Kabarsebelas.com – Pihak Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) dan PT. Anugerah Bangun Kencana terkesan saling lempar “bola panas” terkait persoalan perizinan pembangunan laboratorium Unsika II di Kelurahan Palumbonsari Kecamatan Karawang Timur, Karawang.

Hal tersebut nampak saat Rektor Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) Prof. Dr. Sri Mulyani, AK., CA mengatakan proses perizinan pembangunan gedung Unsika II dilakukan sepenuhnya oleh pihak rekanan atau pihak ketiga.

Namun, PT. ABK selaku pemenang tender proyek Laboratorium Unsika II membantah bahwa pihaknya tidak mengetahui proses perizinan.

Menurut Adi Kurniawan selaku Asisten General Manager (GM) PT.ABK, bahwa proses perizinan tersebut bukan merupakan tanggungjawab pihak PT. ABK.

“Terkait perizinan kita tidak tahu, karena itu merupakan kewajiban pihak UNSIKA,” Ujar Adi Kurniawan saat ditemui dikantor proyek Laboratorium UNSIKA II, Kamis (8/4/2021).

Adi menyampaikan, tanggungjawab PT. ABK sebagai kontraktor fokus pada pembangunan gedung 4 lantai Laboratorium Unsika II, sesuai kesepakatan di dokumen kontrak.

“Adapun yang kami kerjakan hanyalah membangun gedung Laboratorium, ditambah pengerasan jalan itupun diluar ketentuan kontrak kesepakatan untuk jalan jadi hanya tambahan,” terangnya.

Sementara ditempat dan waktu terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan menyebut dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Andal) pembangunan UNSIKA II, perlu dilakukan adendum.

“Andal pembangunan UNSIKA II itu sudah selesai dan terbit pada bulan Februari tahun 2017, namun informasinya pada saat kontraktor mengajukan untuk penerbitan IMB, tidak bisa diproses, kata Wawan.

“Mungkin ada ketidaksesuaian antra dokumen siteplain dengan fakta pembangunan, sehingga jalan keluarnya adalah siteplain dan Andal harus di adendum,” katanya.

Sebelumnya dilansir dimedia Spirit Jawa Barat, Rektor Unsika mengklaim telah menempuh perizinan sebagai bentuk legalitas pembangunan.

“Pembangunan ini menggunakan pihak ketiga, untuk perizinan sekaligus diurus oleh pihak ketiga, Andalalin, Amdal dan lain – lain sedang diurus,” ujar Rektor Unsika Prof. Dr Sry Mulyani, Ak., CA pada saat usai peletakan batu pertama.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. สล็อตออนไลน์ เราคือ ผู้ให้บริการเกมส์คาสิโนออนไลน์ สล็อตXO สล็อต ยิงปลา บาคาร่า CASINO https://BEO777.COM/ ​ เกมสล็อตเล่นผ่านเว็บไซต์ เล่นบนมือถือ อันดับ 1 ปี 2021 ที่ดีที่สุด PGSLOT เป็นเกมพนันออนไลน์ ที่มาในรูปแบบ สล็อต (SLOT) หรือที่

News Feed