by

Soal Pemilihan Dirut RSUD Baru, Cellica – Aep Khianati Mandat Rakyat

Karawang, Kabarsebelas.com – Pengangkatan dr. Fitra Hergyana menjadi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang yang baru menuai sorotan banyak pihak.

Seperti diketahui dr. Fitra dikenal sebagai kerabat dekat Bupati Karawang dr. Cellica Nurachadiana yang mana baru satu tahun diangkat jadi PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang melalui seleksi CPNS 2019.

dr. Fitra yang saat ini menjabat sebagai juru bicara satgas covid-19 Kabupaten Karawang datang ke Karawang sebagai tenaga honorer RSUD Karawang.

Atas hal para pengamat menilai bahwa Pemerintah yang di pimpin Cellica-Aep telah mengkhianati mandat rakyat.

Pengamat Politik Firma Hukum Jasman Safputra & Partner, H. Solihin menyayangkan keputusan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karawang yang diduga akan melantik sejumlah tokoh untuk mengambil alih beberapa posisi strategis untuk mengakomodir kepentingan pendukungnya (timses pilkada).

“Cellica-Aep memposisikan timses nya pada posisi-posisi strategis karena untuk mengakomodir kepentingan partai-partai pendukungnya serta tim sukses yang belum dapat jatah jabatan,” kata H. Solihin, Jumat (4/6/2021).

“dr. Fitra itu siapa? Apa kontribusinya pada Kabupaten Karawang? apakah Karawang sudah tidak ada lagi yang lebih kompeten dan jelas Track Record nya dibanding dr. Fitra,”timpalnya.

Ia menduga ada Nepotisme yang terjadi dalam pemilihan Dirut RSUD ini.

“Dari info yang saya dapat, beliau ini adalah Sepupunya Bupati dan baru saja menjadi PNS/ASN 1 tahun yaitu pada 2020 melalu CPNS 2019. Bagaimana mungkin orang baru 1 tahun jadi PNS langsung di angkat sebagai Dirut RSUD kalau bukan karena Atensi dan Syahwat kekuasaan Bupati? Ditambah lagi, kinerja nya sebagai Jubir Gugus tugas pun Gagal Total mengingat terus meningkatnya angka konfirmasi penyebaran Virus Covid 19 di kabupaten karawang,” Jelasnya.

Seharusnya Bupati dan Wakil Bupati ini berhati-hati dalam mengambil segala keputusan. Sebab sekarang ini sedang menuju 100 Hari kinerja mereka. Jika sudah begini, saya yakin akan banyak gejolak yang terjadi dalam peringatan 100 Hari kerja mereka nanti.

Selain itu H. Solihin juga menegaskan bahwa pemilihan Dirut RSUD ini bukan main-main, karena ini rumah sakit yang paling terjangkau oleh masyarakat jadi jangan di politisasi.

“Saya tantang Bupati dan Wakil Bupati Karawang untuk buka-bukaan soal ini, selain mengkhianati rakyat keputusan ini juga sangat merendahkan perjuangan para ASN dan Tenaga Kesehatan yang lain” tegas H.Solihin.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

  1. I’m truly enjoying the design and layout of your website. It’s a very easy on the eyes which makes it much more pleasant for me to come here and visit more often. Did you hire out a designer to create your theme? Excellent work!

  2. You made some nice points there. I looked on the internet for the subject and found most persons will consent with your site.

News Feed